Arti, Pola, Contoh & Fungsi Kalimat Present Perfect Tense

  • Whatsapp
kalimat present perfect

Tahukah anda bagaimana dengan arti, pola, contoh dan fungsi kalimat Present Perfect Tense ??

Untuk memberikan definisi mengenai tenses ini sangat tidak begitu sulit. Hal ini bisa kita lihat dari kata present yang berarti masa sekarang, dan perfect yang berarti sempurna. Singkatnya, kalimat present perfect tense adalah pola kalimat yang menunjukkan kegiatan yang sudah / belum dilakukan di masa sekarang.

Muat Lebih

Pola Kalimat Present Perfect Tense?

Perlu diingat, kalimat perfect memiliki cirri khusus, yaitu selalu menggunakan kata kerja bantu “have” yang diikuti oleh past participle (V3).

Verbal

(+) S + Have/Has + V3 (+)   I have locked the door.

(+)   Dono has written a letter for me.

(-) S + Have/Has Not+ V3 (-) we have not studied grammar.

(-) The bird has not eaten.

(?) Have/Has + S + V3? (?) Have they taken a bath?

(?) Has she bought the sugar?

Bagaimana dengan kalimat nominalnya ?

Jangan bingung! Kalian tentu masih ingat kan syarat nominal yang mengharuskan to be sebagai kata kerja inti, yang kemudian diikuti oleh ANA (Adjective, Noun and Adverb / complement of subject).

Di sini, teman- teman hanya perlu mencari bentuk V3 dari to be, yaitu been. Terus kita lihat pada ciri present perfect yaitu Have + V3, kita ubah jadi Have + been + ANA. Untuk lebih jelasnya, lihat rumus dan contoh di bawah ini!

Nominal

(+) S + Have/Has + been + ANA (+) We have been ready.

(+) She has been old.

(-) S + Have / Has Not+ been + ANA (+) You have not been a good boy.

(+) She has not been in her room.

(?)   Have / Has + S + been + ANA? (+)   Have the birds been dead?

Has he been confident?

Notes:

Untuk menyesuaikan sabjeknya lihat di bawah ini!

  • I, You, They, We, Jamak -> Have
  • She, He, It, Tunggal -> Has

 Untuk bentuk negative, bisa digabungkan, seperti Have + not = haven’t / Has+ not = hasn’t

  • He hasn’t studied English

Kapan sih kita pakai Kalimat Present Perfect Tense?

Menurut Michael and Mary Ellen (2005: 61-62), present perfect digunakan untuk mengindikasikan:

1. Sebuah kejadian yang terjadi pada waktu yang tidak jelas (indefinite time) di masa lampau. 

Daniel has traveled around the world. (Daniel sudah berkeliling dunia)

Note: Kalau misalkan waktunya jelas, simple past yang digunakan.

I locked the door last night. (Aku sudah mengunci pintu tadi malam.)

2. Sebuah kejadian yang terjadi lebih dari satu kali di masa lampau (berualng-ulang).

Famela has watched this movie 5 times. (Famela sudah menonton film ini 5x).

3. Sebuah kejaidan yang terjadi di masa lampau namun masih berlangsung sampai saat ini. Biasanya menggunakan conjunction (kata sambung) for (selama) atau since (sejak).

I have studied in the same course for a year. (aku sudah belajar di kursusan yang sama selama setahun). Masih belajar sampai sekarang.

I have studied in the same course since 2014. (aku sudah belajar di kursusan yang sama sejak tahun 2014). Masih belajar sampai sekarang.

Tambahan !!!!!!

Sering kah teman-teman mendengar kata yet / already? Ke-2 adverb tersebut kerap sekali digunakan didalam perfect. Yet biasa digunakan untuk menambah arti pada bentuk negative (belum), sedangkan already pada bentuk positif (sudah).

  • Tomi has already recorded his voice. (Tomi sudah merekam suaranya)
  • Tomi hasn’t recorded his voice yet. (Tomi belum merekam suaranya)

Note: ternyata untuk menyatakan “belum” dalam perfect kita bisa menggunakan pola seperti di bawah ini!

S + Has / Have + yet + infinitive verb (to + V1)

  • She has yet to study = She hasn’t studied yet. (Dia belum belajar).

Ketika perfect ditambahkan kata “just” maka maknanya berubah menjadi “baru saja”

S + Have / Has + just + V3

  • She has just known about this issue. (Dia baru saja tahu mengenai kabar ini)
  • I have just eaten. (Aku baru saja selesai makan)

Ok teman-teman, sekian penjelasan mengenai kalimat present perfect tense. Thanks a bunch!!!!!!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar