Kiat Sukses Belajar Bahasa Inggris Aktif dan PAsif

Kita mungkin pernah mendengar istilah bahasa Inggris aktif dan pasif dalam studi bahasa.

Pemilahan ini kerap dijadikan alasan agar siswa selalu aktif berbahasa.

Umumnya mereka didorong untuk itu. Jangan sampai mereka pasif.

Perlu Anda ketahui, dua model studi di atas sangatlah penting kita lakukan.

Jangan dipisahkan.

Keduanya berjalan beriringan.

Semua dari kita pasti belajar secara pasif, dalam artian kita menyerap maskud dari bahasa. Kita juga belajar secara aktif, mengungkapkan sesuatu dengan bahasa itu sendiri.

Bayangkan bagaimana seorang anak belajar. Yang ia lakukan adalah belajar secara pasif dahulu, bukan?

Ia mengamati, mendengar, dan berupaya memahami istilah-istilah. Disinilah letak kepasifannya.

Seiring berjalannya waktu, ia mencoba meniru, merangkai kata-kata, meski tidak sempurna. Ia coba mengungkapkan pikiran dan perasaannya dengan bahasa yang difahaminya. Inilah letak belajar secara aktif.

Dengan demikian,,,

Jika anda belajar bahasa, apapun jenisnya, pasti yang anda lakukan adalah menyerapnya terlebih dahulu. Belajar secara pasif.

Hal ini bisa dilakukan dengan mendengar atau membaca.

Dalam proses ini, perbendaharaan istilah dalam suatu bahasa dapat semakin banyak dikuasai.

Sebagai mahluk sosial, Tentu ANda tidak hanya melakukan dua hal di atas.

Anda sejatinya berupaya mengungkapkan perasaan dan pikiran anda melalui kata-kata yang telah anda Fahami.

Model pengungkapan ini bisa dilakukan secara lisan maupun tulisan.

Oleh karenanya, DAlam pembelajaran bahasa, kita mengenal empat skill yang perlu ditingkatkan. Dua skill masuk dalam ranah pasif, yaitu listening dan reading. Dan dua lagi merupakan ranah aktif, yaitu writing dan speaking.

Tips BElajar Bahasa Inggris Aktif dan PAsif

Anda mungkin berfikir sejenak, bagaimana menguasai keempatnya? Haruskah datang langsung ke negeri Inggris? Atau paling tidak berbicara dengan para native speakers?

Jika anda tidak mempunyai basic, sekalipun anda mencobanya dengan mereka, tentu tidak akan mudeng (tidak faham maksud mereka).

Hal yang perlu anda lakukan andalah fokus pada penguasaan perbendaharaan kata (vocab, idom, frase), disamping anda mecoba mempraktekannya.

Ingatlah bahwa reading, listening, speaking, dan bahkan writing tidak mungkin terjadi jika tidak menggunakan perbendaharaan kata.

Dalam belajar bahasa, Anda masih mungkin dapat memahami bahasa jika menguasai kosakata bahasa tersebut.

Ingat itu…!!!

Peran GRammar

Sekarang, bagaimana dengan grammar dan pronounciation? APa fungsi keduanya?

Grammar (tatabahasa) memang kita perlukan agar pembicaraan atau tulisan kita tertata dengan baik. Sehingga memudahkan orang untuk memahami maksud kita.

Ingat, orang akan masih mungkin memahami maksud kita, meski tatabahasa kita berantakan.

Perhatikan pertanyaan saya berikut:

Kamu orang siapa punya nama?

Faham maksudnya, kan??

Namun jika saya bertanya:

Siapakah nama Anda? Atau paling tidak… Siapa nama mu?

Tentu terdengar lebih nyaman,, bukan?

Demikian juga dalam bahasa Inggris.

Peran PRonunciation

PRonuciation adalah ilmu tentang bagaimana melafalkan kata-kata.

Ia digunakan hanya dalam speaking, bukan writing.

Ilmu ini perlu dipelajari agar kita bertutur sebagaimana native speaker, sehingga mudah difahami.

Mengingat penulisan dan pelafalan kata-kata bahasa bahasa Inggris mengalami banyak perbedaan.

Seperti pada contoh sederhana berikut:

  • Everiday I read /ri:d/
  • Yesterday I read /red/

Coba anda perhatikan bagaimana member berbicara dalam program studi di Fabelia:

Gravatar Image
Saya bukan orang yang menggeluti jurusan bahasa Inggris. Namun secara pribadi sangat gemar mendalaminya. Hingga bertahun-tahun menjadi pengajar bahasa ini. Mudah-mudahan apa yang saya tulis di sini dapat memberikan manfaat bagi pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.