Hubungan Intonasi dan Kecepatan Berbicara Bahasa Inggris

Sebelum belajar bahasa inggris lebih intens, Anda sebaiknya tidak menjadikan kecepatan berbicara sebagai tujuan utama.

Ada baiknya anda mengenal intonasi.

Dengan mempelajari ini, setidaknya Anda tahu bagaimana meninggikan dan merendahkan nada dalam suatu percakapan.

Sehingga tidak berbicara secara datar.

Intonasi

Banyak orang dari berbagai negara memiliki intonasi speaking yang tidak tepat. Karena guru mereka tidak pernah menganggap pentingnya intonasi berbicara. 

Namun adapula yang mengajarkan intonasi, namun nada-nadanya kurang akurat.

Untuk memperbaiki intonasi, Anda tidak bisa melakukannya dengan cara lain selain bersinggungan langsung dengan para native speaker.

Saya sarankan anda mendengarkan salah satu file audio yang disediakan oleh penutur asli.

Dengarkan intonasi merekaSimaklah dengan baik. Apakah nadanya terdengar sama?

Sebagai bahan perbandingan, carilah percakapan native speaker yang berasal dari daerah-daerah yang berbeda, lalu koreksi nada mereka.

Saran ini sangat sepele. Namun pada kenyataanya, diperlukan sedikit usaha untuk menguasai intonasi.

Jika memiliki seorang teman yang merupakan pembicara bahasa Inggris asli, ia bisa menjadi guide yang baik.

Saya memiliki banyak siswa yang memperbaiki intonasi mereka di program Accent 2Saran yang saya berikan, adalah memahami teori sekaligus melatihnya langsung dengan mendengarkan audio (suara para penutur asli).

Dan buku yang saya rekomendasikan adalah American Accent Training. 

Janganlah menargetkan diri bahwa anda harus berbicara cepat. sebab hal ini tidak membantu meraih keberhasilan

Kecepatan berbicara

Anggapan umum yang biasa dikatakan oleh para siswa adalah seputar kecepatan berbicara.

Mereka mengira bahwa kefasihan seseorang dilihat dari seberapa cepat ia berbicara.

Padahal, hemat saya, kecepatan bukanlah barometer kefasihan.

Anda bisa bayangkan, saat seseorang berbahasa Inggris dengan cepat, namun intonasi atau bahkan pronunciation nya berantakan.

Speakingnya terdengar menggelitik di telinga, sulit difahami, atau bahkan menimbulkan kesalah-fahaman.

Hal yang perlu anda lakukan adalah berbicara dengan memperhatikan intonasi, pronunciation, serta penyambungan kata.

Seperti yang ditekankan dalam pembelajaran speaking di Fabelia. Semua peserta dituntun untuk selalu memperhatikan Aksen dalam setiap pembicaraan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.