Perbedaan Will dan Be Going to – Fabelia

Perbedaan will dan be going to kerapkali sulit di terka. Sebab keduanya menunjukkan waktu mendatang dan memiliki kesamaan arti.

Meski demikian, anda tak perlu hawatir, para native speaker masih dapat memahami meski anda tidak mengetahui perbedaannya.

Perbedaan Will dan Be Going to

Jika diuraikan, ternyata will dan be going to memiliki  perbedaan yang signifikan.

Penggunaan Be GOING TO

susunan BE GOING TO biasa digunakan dalam situasi berikut:

  1. Saat kita telah putuskan atau bermaksud untuk melakukan sesuatu dimasa mendatang.
  • They‘re going to Jakarta – (Mereka akan ke Jakarta), Faktanya, mereka telah membeli tiket dan siap pergi ke sana.
  1. Ketika teradapat tanda tentang sesuatu yang akan terjadi.
  • I think she is going to fall down – she doesn’t hold tight. (menurutku  dia akan jatuh. Dia tidak berpegangan erat.)
  1. Saat sesuatu akan terjadi dalam waktu dekat.
  • Get back! The bomb is going to explode. (Mundurlah! Bom akan meledak.)
Penggunaan WILL

Kita dapat gunakan WILL dalam situasi berikut:

  1. Saat kita memutuskan untuk melakukan sesuatu.
  • I will teach you this lesson. (aku akan mengajarimu materi ini). Maksudnya, sekarang aku putuskan untuk mengajarimu.
  1. Saat kita pikir / percaya tentang sesuatu dimasa mendatang.
  • My team will win this game. (Timku akan memenangkan permainan ini.)
  1. Saat memberikan penawaran, janji, atau ancaman.
  • I will give you money if you help me. (Aku akan memberimu uang jika kamu menolongku.)
  • I promise I will help you. (Aku janji akan menolongmu.)
  • I will hit you if you don’t help me. (Aku akan memukulmu jika kamu tidak menolongku.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.