7 Masalah Speaking Yang harus ditangani

  • Whatsapp
masalah speaking

Speaking merupakan proses penyampaian pesan yang diungkapkan lewat suara. Alangkah baiknya bila pesan tersebut diutarakan tanpa problem, sehingga pendengar merasa nyaman bercengkrama dengan kita. Namun faktanya, masalah speaking kerap kali terjadi saat kita berkomunikasi. Dan hal ini tentunya memerlukan penanganan tersendiri.

7 Masalah Speaking Yang harus ditangani

Berikut masalah speaking yang perlu anda ketahui, dan tentunya harus ditangani dengan segera:

Read More

1. Pause

Pause artinya berhenti menyampaikan pesan. Pembicara di sini berdiam sejenak sambil memikirkan bahan perbincangan. Biasanya terjadi lima hingga sepuluh detik ditengah pembicaraan. Bagi anda yang mengalami ini, ada baiknya mempersiapkan catatan kecil yang berisi tentang gagasan-gagasan. Jangan terlalu terfokus memikirkan Vocab yang anda lupa.

2. Filler

Seringkali pembicara mengisi jeda dalam Speaking dengan suara tertentu, misalnya dengan emmmmmm, hmmm, dan lain-lain. Suara-suara ini disebut filler. Di satu sisi,  filler sangat membantu untuk mendapatkan ide ditengah pembicaraan. Tapi bila dilakukan terus-menerus tentu dapat membuat Speaking terdengar membosankan. Untuk mengatasinya, perlu latihan berbicara dengan meminimalisir filler, lebih efektif jika dibantu partner. Dan tentunya lakukan latihan ini sesering mungkin.

3. Mental Problem

Sebagus apapun percakapan anda, tentu akanlah sangat berbeda bila berbicara di depan orang banyak, sebab semua mata tetuju pada anda. Bila tidak diimbangi dengan mental yang kuat, Speaking bisa terganggu. Bisa jadi badan berkeringat, gugup, atau bahkan ide yang telah dirancang menjadi buyar. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Meski demikian yang terpenting adalah pembiasaan. berbicaralah di depan umum sesering mungkin. Awalnya terasa gugup. Namun bila dilakukan terus-menerus, anda menjadi terbiasa.

4. Kekurangan Ide

Ada yang bilang, sepintar apapun seseorang bila tidak memiliki bahan pembicaraan, pasti dia akan diam seribu bahasa. memiliki sedikit ide cenderung untuk berbicara singkat atau berulang-ulang. Untuk mengatasi masalah speaking yang satu ini, anda perlu memperkaya wawasan dengan membaca, diskusi, dan kegiatan lain. Rancang dan catat terlebih dahulu bahan pembicaraan anda. Lihat dan Baca catatan tersebut bila anda lupa saat berbicara.

5. Mispronunciation

Mispronunciation terjadi saat pembicara keliru mengucapkan kosakata dengan tepat. Hal ini didasari oleh penguasaan Vocab. Bila anda mempelajari kosakata dengan tidak memperdulikan Pronunciation, sudah barang tentu, masalah ini akan sulit teratasi. Solusinya, pelajari dulu Pronunciation, hafalkan dan kuasai Vocab dengan pelafalan yang tepat, praktekkan Vocab tersebut sesering mungkin dalam Speaking anda.

6. Grammatical Error

Dalam Speaking, anda bisa mengalami kekeliruan, terutama dalam menyusun kalimat dengan tepat. Hal ini tidak lepas dari materi Grammar yang dipelajari. Ada dua tindakan yang perlu dilakukan untuk memperbaiki struktur kalimat dalam Speaking anda. Pertama fahami terlebih dahulu materi Grammar. Kedua praktekan materi tersebut dalam Speaking hingga anda terbiasa.

7. Miskin Vocab

Tidak dipungkiri, kosakata adalah fondasi utama Speaking, semakin banyak koksakata yang anda kuasai, maka semakin luwes anda berbicara. Bila anda berada ditingkat pemula, jangan hawatir, tetaplah berbicara senatural mungkin. Jangan terlalu sibuk memikirkan Vocab yang tidak anda ketahui. Campur Speaking anda dengan kosakata bahasa Indonesia. Untuk meningkatkan Vocab, baca juga info cara menguasai vocab dengan cepat.

Demikian penjabaran singkat tentang masalah speaking ini, semoga bermanfaat bagi anda yang belajar bahasa Inggris. Untuk bisa sepaking dalam waktu singkat, baca program speaking di Fabelia, Kampung Inggris – Pare.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *