√√ Intisari Arti Al Alim dalam Al Qur’an [Bahasa Arab]

arti al alim

Arti al alim ;- Salah satu kata yang masuk dalam deretan asmaul husna adalah al alim. Makna kata ini, bagi yang belum memahami bahasa arab, tentu menjadi bahan pertanyaan penting. Memingat ia banyak dibicarakan dalam kitab suci al-Qur’an.

Nah, agar anda memahami maknanya dengan baik, luangkan waktu anda untuk memabaca artikel ini dengan tuntas. Dimulai dari perbandingan arti, hingga contoh-contohnya dalam al-Qur’an.

Read More

Arti Al Alim

Kata al alim berasal dari al ilm (العلم) yang berarti pengetahuan, lawan kata dari “ketidaktahuan”.

Pengetahuan ini tingkatnya berbeda beda. Disebut al alim bila sudah mencapai puncak pengetahuan, dan mengenal dengan sangat detail, meski terbilang rumit dan sulit dinalar.

Jika diruntut, tingkat pengetahuan tersebut adalah seperti berikut:

Al muta’allim (المتعلم) : dia adalah orang yang menerima pengetahuan baru.

Al aalim (العالم) : yaitu orang yang tahu / sudah mengetahui lebih dahulu

Al ‘allamah (العلامة) : yakni orang yang sangat tahu, orang ini memiliki pengetahuan yang luas tentang sesuatu.

Al alim (العليم) : adalah tingkatan yang paling tinggi dari semua tingkat puengetahuan di atas. Yaitu Mengetahui segalanya dengan detail, luas, bahkan tentang segala hal yang samar dan tersembunyi (seperti mengetahui masa depan, mengetahui apa yang dirahasiakan di dalam hati, dll).  

Untuk menambaha wawasan, pastikan juga Anda membaca materi bahasa arab berikut:

Bahasa Arab Angka

Jam dalam bahasa Arab

Ucapan terimakasih bahasa Arab

Kata Al Alim dalam Al Qur’an

Ada sekitar 157 ayat yang mencantumkan kata al Alim, dan itu semua dinisbatkan kepada Allah semata.

Diantaranya seperti pada rentetan ayat di bawah ini !

Surat al an’am ayat 96:

  فَالِقُ الإِصْبَاحِ وَجَعَلَ اللَّيْلَ سَكَنًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ حُسْبَانًا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Surat al Ankabut ayat 60:  

وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Surat Yasin ayat 38 :

وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Surat yasin ayat 81:

  أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَى أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ بَلَى وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ

Surat at Tahrim ayat 2 – 3 :

  قَدْ فَرَضَ اللَّهُ لَكُمْ تَحِلَّةَ أَيْمَانِكُمْ وَاللَّهُ مَوْلَاكُمْ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ # وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِ قَالَتْ مَنْ أَنْبَأَكَ هَذَا قَالَ نَبَّأَنِيَ الْعَلِيمُ الْخَبِيرُ

Surat al Baqarah ayat 21 -22:

  وَعَلَّمَ آدَمَ الأَسْمَاء كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ أَنبِئُونِي بِأَسْمَاء هَـؤُلاء إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ # قَالُواْ سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

Surat al Baqarah ayat 137

  فَإِنْ آمَنُواْ بِمِثْلِ مَا آمَنتُم بِهِ فَقَدِ اهْتَدَواْ وَّإِن تَوَلَّوْاْ فَإِنَّمَا هُمْ فِي شِقَاقٍ فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Surat al an’am ayat 13:

وَلَهُ مَا سَكَنَ فِي اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Surat Yusuf ayat 34 :

  فَاسْتَجَابَ لَهُ رَبُّهُ فَصَرَفَ عَنْهُ كَيْدَهُنَّ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Surat al Hijr ayat 86 :

  إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ

Surat an Naml ayat 78 :

إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِي بَيْنَهُمْ بِحُكْمِهِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْعَلِيمُ

Surat al ‘Ankabut ayat 5:

مَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ اللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ اللَّهِ لَآَتٍ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Surat ar Rum ayat 54 :

  اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ 

Surat Ghafir ayat 2 :

 تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Surat Fushilat ayat 12 :

فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاءٍ أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظًا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Bagaimana sifat al Alim Allah?

Perlu diketahui, kata al alim yang disematkan kepada Tuhan menunjukkan bahwa pengertahuan tuhan tidak terbatas. Menembus berbagai bidang, dimensi, dan waktu. Segalanya diketahui oleh Tuhan.

Mengetahui apa yang telah lalu

Peristiwa peristiwa masa lalu, peristiwa ribuah bahkan jutaan tahun lalu yang tidak terdeteksi oleh manusia semuanya diketahui Allah.

Ayat al quran sendiri banyak menceritakan bagaimana peristiwa penciptaan adam dan hawa, perjalanan para nabi terdahulu, bagaimana kaum sodom dan tsamud dihancurkan, dan lain-lain. Semua itu adalah bukti bahwa Allah mengetahui segala yang yang terdahulu.

Ada banyak ayat yang menjelaskan tentang hal ini, diantaranya yaitu:

ذَلِكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْقُرَى نَقُصُّهُ عَلَيْكَ مِنْهَا قَائِمٌ وَحَصِيدٌ Aya-100.png (سورة هود)

 كَذَلِكَ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ مَا قَدْ سَبَقَ وَقَدْ آَتَيْنَاكَ مِنْ لَدُنَّا ذِكْرًا Aya-99.png (سورة طه)

 وَكُلًّا نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِ فُؤَادَكَ وَجَاءَكَ فِي هَذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَذِكْرَى لِلْمُؤْمِنِينَ Aya-120.png (سورة هود)

 تِلْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهَا إِلَيْكَ مَا كُنْتَ تَعْلَمُهَا أَنْتَ وَلَا قَوْمُكَ مِنْ قَبْلِ هَذَا فَاصْبِرْ إِنَّ الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ Aya-49.png (سورة هود)

ذَلِكَ مِنْ أَنبَاء الْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيكَ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يُلْقُون أَقْلاَمَهُمْ أَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ يَخْتَصِمُونَ Aya-44.png (سورة آل عمران)

Mengetahui saat ini

Yakni mengetahui segalanya yang ada dan terjadi saat ini, meski hal tersebut disembunyikan / dirahasiakan dalam hati manusia. Bahkan mengetahui setiap hal yang tidak mungkin dijangkau oleh manusia, seperti jumlah bintang, debu, planet, dll beserta semua isinya.

Simak ayat-ayat berikut:

 قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ Aya-1.png  (سورة المجادلة)

سَيَقُولُ لَكَ الْمُخَلَّفُونَ مِنَ الْأَعْرَابِ شَغَلَتْنَا أَمْوَالُنَا وَأَهْلُونَا فَاسْتَغْفِرْ لَنَا يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ قُلْ فَمَنْ يَمْلِكُ لَكُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا إِنْ أَرَادَ بِكُمْ ضَرًّا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ نَفْعًا بَلْ كَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا Aya-11.png  (سورة الفتح)

Mengetahui hal mendatang

Allah maha mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang, segala apa yang kita rencanakana, bahkan tahu kapan tahun / hari / detik kiamat terjadi.

 قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَى جَهَنَّمَ وَبِئْسَ الْمِهَادُ Aya-12.png (سورة آل عمران)

 يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَنِ وَفْدًا Aya-85.png وَنَسُوقُ الْمُجْرِمِينَ إِلَى جَهَنَّمَ وِرْدًا Aya-86.png لَا يَمْلِكُونَ الشَّفَاعَةَ إِلَّا مَنِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمَنِ عَهْدًا Aya-87.png (سورة مريم)

Mengetahui sesuatu yang tidak akan terjadi jika memang ada

Dalam hal ini, Allah mengetahui apa yang akan terjadi (akan diperbuat) jika misalnya manusia diberi kesempatan untuk yang kedua kalinya.

 بَلْ بَدَا لَهُم مَّا كَانُواْ يُخْفُونَ مِن قَبْلُ وَلَوْ رُدُّواْ لَعَادُواْ لِمَا نُهُواْ عَنْهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ Aya-28.png  (سورة الأنعام)

 لَوْ خَرَجُوا فِيكُمْ مَا زَادُوكُمْ إِلَّا خَبَالًا وَلَأَوْضَعُوا خِلَالَكُمْ يَبْغُونَكُمُ الْفِتْنَةَ وَفِيكُمْ سَمَّاعُونَ لَهُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ Aya-47.png  (سورة التوبة)

Perbedaan pengetahuan Allah dan makhluk

Secara garis besar, ada tiga perbedaan yang paling menonjol yang perlu Anda kenali dalam segmen ini.

Pertama; Pengetahuan makhluk diawali dari ketidaktahuan. Artinya mereka lahir dalam keadaan tidak tahu apa-apa, kemudian dalam perjalanan hidupnya, mereka menerima dan menyerap pengetahuan.

Sebaliknya, pengetahuan Allah tidak ada awalnya, tidak diawali dari ketidaktahuan.

Kedua; Pengetahuan makhluk bisa lenyap karena lupa, gila, atau karena wafat (tutup usia). Dalam hal ini, ilmu mereka bersifat terbatas oleh waktu.

Sedang pengetahuan Allah bersifat abadi, tidak dibatasi oleh waktu.

Ketiga; pengetahuan Makhluk bersifat terbatas, sesuai dengan apa yang mereka tangkap.

Sedang pengetahuan Tuhan tidak terbatas, mencakup semua bidang, bahkan hinga yang sangat rumit. Manusia tidak akan sanggup mempelajari semua Ilmu Allah, meski umur mereka panjang.

Demikian Arti al Alim yang diuraikan di artikel ini. Mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan dan keimanan kita semua.

Related posts