20+ Perbedaan Arti Can, Could, Be Able to [Contoh Kalimat]

arti can could

Bagaiaman perbedaan dan arti can, could, be able to? Secara umum, kita dapat menggunakan keduanya. Hanya saja, penggunaan could lebih sopan daripada can.

  • Can you help me? (Dapatkah kamu menolongku?)
  • Could you help me? (Dapatkah kamu menolongku?)
  • Are you able to help me? (Apa kamu mampu membantu ku?)

Nah, untuk mengetahui lebih detail, saya urai makna ketiganya di bawah. Simak juga contoh masing-masing kalimat agar Anda memahami makna sesuai konteks.

Read More

Arti Can dan Could

Ada beberapa makna yang dikandung oleh can dan could. Jika ditinjau dari aspek kelas kata bahasa Inggris, makna kedua kata tersebut di atas adalah sebagai berikut:

Auxiliary Verb

  1. Bisa
  2. Boleh
  3. Dapat
  4. Pandai
  5. Berhak

Verb

  1. Mengalengkan
  2. Mengawetkan
  3. Mengkalengkan
  4. Menghentikan

Noun

  1. Kaleng
  2. Sekaleng
  3. Tin
  4. Kamar kecil
  5. Kakus
  6. Penjara

Note: untuk memahami auxiliary dan ordinary verb, baca kembali informasi tentang kata kerja bahasa Inggris.

Arti Could

Auxiliary Verb

  1. Dapat
  2. Bisa
  3. Mampu

Namun jika ditelisik lebih dalam lagi, ada beberapa aspek makna yang terkandung dari can dan could, yaitu aspek kemampuan (ability) , kemungkinan (possibility), izin (permission), tawaran (offer), dan permintaan (request).

Ability

Can dan could digunakan untuk berbicara tentang kemampuan yang dapat dilakukan.

  • She can speak English well. (Dia dapat berbicara bahasa Inggris dengan baik.)
  • He can swim fast like a fish. (Dia dapat berenang dengan cepat seperti ikan.)

Possibility

Untuk menggambarkan kemungkinan, kita juga dapat menggunakan keduanya.

  • The girl you helped could be very smart. (Wanita yang kamu tolong mungkin sangat cerdas.)
  • You can lose your weight if you drink it. (Berat badanmu mungkin berkurang jika kamu minum ini.)

Permission

Kita dapat meminta idzin dengan menggunakan can dan could.

  • Can we go home now? (Dapatkah kita pulang sekarang?)
  • Could we go home now? (Dapatkah kita pulang sekarang?)

Untuk memberikan idzin, kita gunakan can.

  • You can go home now if you want. (Kamu dapat pulang sekarang jika kamu mau.)

Offer

Untuk memberi tawaran atau ajakan kepada seseorang.

  • Can I help you? (Bisa saya bantu?)

Instruction / request

Untuk memberikan perintah / meminta seseorang melakukan sesuatu.

  • Can you pick up the phone? (Bisakah kamu mengangkat telponnya?)
  • Could you give me your book? (Dapatkah kamu memberi bukumu padaku?)

Tampaknya arti can dan could sangat mudah difahami. Untuk menambah wawasan bahasa Inggris anda, jangan lupa, simak juga perbedaan may dan may be serta perbedaan tall dan high.

Perbedaan Can, Could, & Be able to

Kita sering menggunakan can, could, dan be able to. Namun Tahukah bagaimana membedakan ketiganya? untuk itu, simak perbedaan can dan could, serta be able to secara singkat.

Perlu diketahui, susunan “be able to” dapat mengalami perubahan, sesuai dengan bentuk tenses-nya. Perhatikan keterangan berikut:

Future
• Be able to : I will be able to speak English

Present
• Am able to : I am able to speak English
• Are able to : You are able to speak English
• Is able to : He is able to speak English

Past
• Was able to : She was able to speak English
• Were able to : They were able to speak English

Inti Perbedaan

Di masa sekarang (Present):

Kita bisa gunakan “can” dan “be able to” dalam present tense:

  • I can speak English now. (Sekarang saya dapat berbicara dengan Bahasa Inggris.)
  • I‘m able to speak English now. (Sekarang saya dapat berbicara dengan Bahasa Inggris.)

Bentuk negatifnya adalah can’t dan am not / is not / are not able to.

Di masa lalu (past):

Dalam hal ini, gunakanlah “could/couldn’t” dan “was/wasnt/ were/weren’t able to”. Secara umum, keduanya dipakai dalam bentuk negatif:

  • I wasn’t able to do my job yesterday. (Saya tidak dapat melakukan pekerjaan saya kemarin)
  • I couldn’t do my job yesterday. (Saya tidak dapat melakukan pekerjaan saya kemarin)

Namun dalam kalimat positif, “was able to” lebih umum dipakai daripada “could”:

  • I was able to do my job yesterday. (Saya dapat melakukan pekerjaan saya kemarin)

Jangan katakan didn’t can untuk kalimat masa lalu (past) !!

Di masa depan (future):

Di masa depan, hanya ada satu bentuk, yaitu “be able to”:

  • I‘ll be able to answer your question. (Saya akan dapat menjawab pertanyaanmu.)
  • Sorry, I won’t be able to join you, because I have to meet my uncle. (Maaf, saya tidak bisa bergabung dengan anda, sebab saya harus menemui paman)

Jangan katakan “will can” atau “won’t can” !

Ketika meminta seseorang untuk melakukan sesuatu:

Dalam perbedaan can dan could, Ketika Anda meminta seseorang untuk melakukan sesuatu, gunakan “could” (formal) atau “can” (informal):

• Could you give me some water, please? (Bisakah Anda memberi saya air?)
• Can you give me some water, please? (Bisakah Anda memberi saya air?)

Ketika bertanya tentang kemampuan seseorang:

Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan “can” atau “be able to”:

• Can you play football? (Bisakah anda bermain bola?)
• Are you able to play football? (Bisakah anda bermain bola?)

Penggunaan “can” lebih umum dalam berbahasa Inggris, karena kata ini lebih pendek.

Demikian informasi singkat seputar perbedaan Can dan could, serta Be able to. Semoga bermanfaat.