Arti, Perbedaan, Fungsi, dan Contoh Infinitive (Bare & To Infinitive)

  • Whatsapp
arti, perbedaan, fungsi, contoh infinitive

Arti, Perbedaan, Fungsi dan Contoh Infinitive :- Upaya untuk memahami infinitive kadang membuat kepala pening. Mungkin anda telah banyak membaca artikel tentang infinitive, namun hingga kini masih mengalami kesulitan memahami infinitive yang sebenarnya.

Sekarang jangan hawatir. Saya coba jelaskan arti dan semua contoh infinitive agar anda dapat memahami dengan jelas. Tidak hanya itu, Anda juga akan melihat bagaimana penggunaan serta perbedaannya dengan kata kerja lain. Yuk simak penjelasan saya di bawah.

Read More

Arti dan Contoh Infinitive

Banyak sekali artikel yang mengulas tenang arti infinitive. Namun bagi saya, definisi yang paling mengena adalah definisi yang dipaparkan oleh Oxford Dictionary.

The basic form of a verb, without an inflection binding it to a particular subject or tense (infinitive adalah bentuk dasar dari sebuah kata kerja, tanpa mengalami perubahan meski dikaitkan dengan subjek atau tenses)

Berdasarkan pengertian di atas, dapat kita fahami bahwa arti infinitive adalah kata kerja asli, atau kata kerja yang tidak mengalami perubahan apapun, meskipun subjek atau tenses nya berubah.

Ada dua jenis infintive, yaitu bare infinitive dan to infintive. Bare infintive definisinya dapat anda lihat di atas. Sedang to infinitive adalah to yang diikuti infinitive (penjelasannya dapat Anda simak di bawah).

Contoh bare infinitive: be

Contoh Kata kerja turunan: are, am, is, was, were, been, being (semuanya adalah perubahan dari be). 

Contoh bare infinitive dalam kalimat :

  1. I will be happy (aku akan bahagia)
  2. She will be happy. (dia akan bahagia)

Pada dua contoh di atas, kata be tidak berubah, meski subjeknya berbeda (I dan She).

Contoh kata kerja turunan:

  • I am happy
  • She is happy
  • You are happy
  • She was happy
  • You were happy

Pada contoh di atas, am, is , are, was, were bukanlah bare infinitive, sebab semua kata keja tersebut adalah bentuk perubahan dari “be” (kata kerja asli).

Perbedaan Bare Infinitive dan Ordinary Verb

Untuk mengetahui perbedaan bare infinitive dan ordinary verb lebih detail, terlebih dahulu perhatikan dua kalimat berikut:

  1. I speak English.
  2. I can speak English.

Sekilas, dua kata “read” di atas terlihat sama, keduanya tidak mendapatkan tambahan apapun (reading, reads, reader).

Namun apakah keduanya benar-benar sama?  

Memang, dua kata read di atas adalah verb (kata kerja). Hanya saja, “read” yang pertama disebut ordinary verb, dan “read” yang kedua disebut bare infinitive.

Melihat keserupaan ini, lantas bagaimana kita membedakannya?

Untuk memahaminya dengan mudah, mari kita amati sumber dan posisinya di bawah ini.

A. Dilihat dari sumber

Perlu diketahui, bare infinitive adalah kata kerja asli, atau kata kerja dasar. Sedang ordinary verb adalah kata kerja biasa, atau kata kerja turunan.

Karena bare infinitive adalah kata kerja dasar, tentu ia adalah sumber dari kata kerja. Makanya dia tidak mengalami perubahan apapun.

Perhatikan contoh Bare Infinitive berikut: speak

  1. She will speak english
  2. She likes to speak english
  3. She makes me speak english

Pada tiga contoh di atas, kata “speak” tidak mengalami perubahan, meski subjeknya adalah she dan he.

Sebaliknya, ordinary verb adalah bentuk kata kerja turunan dari bare infinitive. Ia berubah menyesuaikan subjek dan tensesnya.

Ingat, Ordinary verb bisa berubah karena perlu menyesuaikan waktu (tenses) dan subjek kalimat. Sedang bare infinitive tidak mengalami perubahan apapun.  

Perhatikan contoh Kata kerja biasa (ordinary verb) berikut: speak, speaks, speaking, spoke, spoken.

  • I speak English. (pada kasus ini, meski hampir sama dengan bare infinitive (speak), di sini ia disebut ordinary verb, karena dapat berubah jika subjeknya adalah he, she, it).
  • He speaks English 
  • She is speaking English now.
  • She spoke English yesterday,
  • He has spoken English.

Pada contoh di atas, kata speak, speaks, speaking, spoke, spoken merupakan turunan dari kata speak.

Untuk menambah wawasan Anda, baca juga perbedaan ordianry dan auxiliary verb.

B. Dilihat dari posisinya

Jika kita meninjau posisinya, Ordinary verb ada pada hampir setiap tenses (selain future yang menggunakan will / shall (modal)). Sedang bare infinitive hanya terletak setelah modal, setelah to, dan setelah cusative verb.

Amati kata speak, speaks, spoke, spoken, dan speaking (ordinary verb) pada tenses-tenses berikut:

  • Simple present: I speak english (pada kasus ini, ia disebut ordinary veb, karena dapat mengalami perubahan jika subjeknya adalah he, she, it.)
  • Simple present: She speaks english
  • Present continuous: She is speaking english now
  • Simple past: We spoke english yesterday
  • Present Perfect: Whe have spoken this language

Simak bare infinitive setelah modal, to, dan causative verb berikut.

  • Setelah modal: She will speak english with me. (will adalah modal, speak adalah bare infinitive. Ia tidak berubah meski subjeknya adalah she)
  • Setelah to: He likes to speak english with me. (pada contoh ini, kata likes adalah ordinary verb, sedang speak adalah bare infinitive.)
  • Setelah causative verb: she makes me speak english (makes adalah causative verb, sedang speak adalah bare infinitive)

Baca: arti dan contoh causative verb dalam artikel saya yang lain.

To infinitive

To infinitive adalah kata kerja asli yang terletak setelah to. Kata kerja yang terletak setelah to ini tidak mengalami perubahan apapun.

Contoh:

  • She agreed to help you yesterday. (aku setuju menolong mu kemarin).

Pada contoh di atas, “to help” adalah “to infintive”, kata “help” tidak berubah menjadi helps, meski subjeknya adalah she. Sedang kata “agreed” disebut ordinary verb, ia adalah bentuk turunan dari “agree”.

A. Fungsi To Infinitive

Ada beberapa fungsi to infinitive yang perlu anda ketahui. Seperti dalam uraian di bawah ini.

1. Sebagai subjek 

  • To know her is my chalange. (mengetahuinya adalah tantangan ku)
  • To love me is not easy. (mencintaiku itu tidak mudah)

2. Sebagai complement

  • His atendance is to help my mother. (Kehadirannya adalah untuk menolong ibu ku.)
  • My goal here is to have better score. (Tujuan ku disini adalah untuk mendapatkan nilai lebih baik.)

3. Kependekan dari in order to (agar / dalam rangka)

  • You must take this medicine (in order) to get well. (kamu harus ambil obat ini agar sembuh)
  • I went to your home to study toghether. (aku pergi ke rumah mu dalam rangka belajar bersama.)

4. Infinitives dapat memiliki objek sendiri

  • We hope to find the key we need. (kami berharap untuk menjumpai kunci yang kami perlukan)
  • I was asked to cook rice for dinner. (Aku diminta menanak nasi untuk makan malam)

5. Sebagai objek dari kata-kata kerja tertentu

  • I wanted to tell you something. (Aku ingin menceritakan sesuatu pada mu)
  • He hesitated to answer my question. (dia ragu menjawab pertanyaan ku.)

B. Kata kerja yang diikuti to infintive

Perlu dicatat, ada beberapa kata kerja yang diikuti oleh to infinitive. Dalam hal ini, “to infinitve” sebagai objek dari kata kerja tertentu di bawah.

VerbsContoh to Infinitve (sebagai objek)
AppearHis health appeared to be better. (Kesehatannya tampak lebih baik)
ArrangeWe arranged to stay there. (Kita berenaca tinggal di sana)
askShe asked to leave. (Dia minta untuk pergi)
beginHe began to write.(dia mulai menulis)
can’t bearHe can’t bear to be alone. (dia tak tahan sendirian) – gak berani sendirian
can’t standI can’t stand to see her soon. (Aku gak tahan untuk melihatnya segera) – ingin segera melihat
CareI don’t care to help you. (aku gak peduli)
ClaimHe claimed to be a president. (Dia mengklain menjadi seorang presiden)
continueShe continued to talk. (dia lanjut berbicara)
DecideWe decided to go home (Kita putuskan pulang)
DemandHe demanded to speak with me. (Dia putuskan untuk berbicara dengan aku)
DeserveHe deserves to go to jail. (Dia layak dipenjara)
expectThey expect to see you. (mereka berharap melihat mu)
FailHe failed tofly. (dia gagal terbang)
forgetI forgot to study (aku lupa belajar)
get (be allowed to)She gets to go home (dia boleh bulang)
hateI hate to clean this stuff (aku benci membersihak alat-alat ini.)
hesitateShe hesitated to tell me what happened. (dia ragu menceritakan pada ku apa yang terjadi)
hopeI hope to see you soon. (aku berharap untuk melihat mu segera)
intendWe intend to visit you next week. (kita berniat mengunjungimu minggu depan)
learnI learned to speak (aku belajar berbicara)
likeShe likes to read. (dia suka membaca)
LoveWe love to swim. (Aku cinta berenang)
manageHe managed to open the door (aku berencana membuka pintu)
needI need to study. (aku perlu belajar)
neglectShe neglected to tell me (Dia enggan bercerita kepada ku)
OfferHe offered to drive us to the supermarket. (dia menawarkan membonceng kita ke supermarket)
PlanWe plan to go (kita berencana pergi)
PreferHe prefers to eat Chicken (aku lebih suka makan ayam)
prepareThey prepared to take the test. (mereka mempersiapkan diri untuk mengikuti tes)
PretendI pretended to be a monster. (Aku berpura-pura menjadi monster)
promiseI promised to stop smoking. (Aku janji berhenti merokok)
RefuseWe refused to let them go. (Kita menolak membiarkan mereka pergi) – to let (to infinitive), go (bare infinitive)
RegretI regret to inform you (aku menyesal memberi tahu kamu)
RememberDid you remember to read this book? (Apa kamu ingat untuk membaca buku ini?)
SeemYou seemed to be happy (kamu tampak bahagia)
startI started to talk. (Aku mulai berbicara)
SwearShe swore to tell the truth. (aku bersumpah untuk menceritakan yang sebenarnya)
TendHe tends to be a little shy. (dia cenderung sedikit malu)
threatenThey threatened to leave forever. (Mereka mengancam pergi selamanya)
tryI tried to understand what you say. (aku berupaya memahami apa yang kamu katakan.)
waitI waited to see you. (aku menunggu untuk melihat kamu)
wantI want to study. (aku ingin belajar)
wishI wish to stay. (aku berharap untuk tetap tinggal.)
would likeWe would like to study.(aku ingin belajar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *