√√ Arti, Pola, Fungsi, Contoh Kalimat Present Continuous

Jika didefiniskan, secara umum, kalimat Present Continuous adalah kalimat yang menyatakan kejadian atau peristiwa yang sedang berlangsung, dan waktunya saat ini / sekarang.

Lantas bagaimana dengan pola, fungsi, dan contoh-contohnya dalam kalimat? Di bawah ini Anda melihat penjelasan secara terperinci mengenai kalimat present continuous. Pastikan untuk membaca hinga tuntas agar tidak gagal faham.

Read More

Pola Kalimat

Ingat ketentuan berikut:

Rumus continuous adalah (Be + VERB + ing).

Dalam ketentuan di atas, untuk Verb -ing hanya menggunakan V1, tidak boleh menggunakan V2 atau v3.

Lihat tabel berikut:

VerbVerb+ing
SpeakSpeaking
ComeComing
CallCalling
StudyStudying
MockMocking
JumpJumping

Rumus Lengkapnya : Subject + are/am/is + Verb I + ing

Kesesuaian Subject dan be dapat Anda lihat pada ketentuan di bawah:

I => am
You, we, they, Rian and Farin => are
He, she, it, Rian => is

Baca: kesesuaian subjek dan verb dalam kalimat

Contoh Kalimat Present Continuous Tense

Berdasarkan pola pola di atas, jika kita susun dalam bentuk kalimat, maka akan seperti berikut:

Kalimat Positif (Possitive)

  • I am reading a book. (Aku sendang membaca sebuah buku)
  • You are writing a letter. (Kamu sedang menulis sebuah surat)

Kalimat Negatif (negative)

  • I am not reading a book. (Aku sedang tidak membaca sebuah buku.)
  • You are not writing a letter. (Kamu sedang tidak menulis sebuah surat.)

Kalimat Tanya (Interrogative)

  • Am I reading a book now? (Apakah aku sedang membaca sebuah buku sekarang?)
  • Are you writing a letter? (Apakah kamu sedang menulis sebuah surat?)

NOTE :

Kalimat Nominal bentuk Continuous Tense sebenarnya tidak ada. Jadi, jika ingin mengungkapkan kejadian yang sedang berlangsung dengan kalimat nominal, maka dikembalikan ke kalimat aslinya (Simple Present/Past/Future).

Adapun kalimat nominal bentuk continuous disusun dengan memakai being + kata sifat (adj). Namun hal ini berarti bahwa subyek mempunyai aktivitas yang dapat berubah.

Rumus : Subject + are/am/is + being + Adjective (tertentu)

Contoh:

  • She is being kind to me. (Dia menjadi baik padaku.)

NOTE : Kalimat diatas berarti bahwa tidak biasanya dia bicara sopan pada ku, tetapi entah mengapa sekarang dia bicara sopan.

Tetapi bila kalimatnya memiliki predikat kata benda (noun), maka kita tidak perlu menggunakan “being”.

Seperti:

  • She is a teacher, bukan She is being a teacher.

Fungsi Present Continuous Tense

Ada sekitar 4 fungsi kalimat present continuous yang populer, yaitu:

1. Untuk menyatakan kejadian atau peristiwa sedang berlangsung pada saat sekarang.

  • I am doing my homework now. (saya sedang mengerjakan PR saya sekarang)

2. Untuk menyatakan kejadian yang segera akan dilakukan pada waktu yang akan datang.

  • I am going to Singapore next sunday. (Saya akan pergi ke Singapura minggu besok)

NOTE : (Kalimat di atas berarti bahwa saya pasti akan pergi, bahkan mungkin saya telah membeli tiketnya.)

  • He is leaving next week. (Dia akan berangkat minggu depan.)

3. Untuk menyatakan suatu kejadian yang terjadi pada lingkup sekarang, walaupun sedang tidak dilakukan.

  • I am taking a driving course. (Saya mengambil kursus mengemudi.)

NOTE : Kalimat ini berarti bahwa saya memang ikut kursus mengemudi, meski saat ini saya sedang tidak mengemudi.

4. Bentuk present continuous “be going” bersama-sama dengan “to” dapat digunakan untuk menyatakan hal-hal yang pasti akan dilakukan.

  • I am going to study at Airlangga University this year. (Saya akan belajar di UNAIR tahun ini.)

Verb yang Tidak Mendapat Imbuhan “ing”

Tidak semua kata kerja dapat dibubuhkan “ing”, dan kata kerja tersebut tidak bisa digunakan dalam pola present continuous. Daftar dan ketentuannya dapat anda lihat di bawah !!

1. Kata kerja tentang perasaan, seperti hear, feel, notice, observe, see, smell.

2. Kata kerja yang menyatakan emosi, seperti appreciate, care, desire, fear, hate, like, dislike, love, mind, want.

3. Kata kerja tentang pikiran, seperti agree, believe, expect, forget, remember, know, mean, understand, dan lain-lain.

4. Kata kerja yang menunjukkan kepunyaan atau pemilikan, seperti belong, owe, posses, own.

5. Kata kerja bantu (auxiliary verb), terkecuali be dan have dalam penggunaan khusus.

Untuk kelengkapannya, pastikan Anda membaca daftar non action verb pada artikel Fabelia yang lain.

Cara menambahkan “ing” pada kata kerja

Ada lima hal yang perlu anda lakukan dalam menyusun VERB dan ING, diantaranya adalah:

a. Kebanyakan ditambah -ing pada infinitive.

  • go menjadi going

b. Jika infinitive memiliki satu sukukata, dan diakhiri dengan huruf konsonan yang terletak setelah satu huruf vokal, maka huruf konsonan tersebut digandakan, lalu ditambah -ing.

  • swim menjadi swimming

c. Apabila infinitive memiliki 2 atau lebih suku kata, dan tekanannya jatuh pada suku kata terakhir, serta diakhiri satu huruf konsonan, yang didahului oleh satu huruf vokal, maka huruf mati itu digandakan, lalu ditambah -ing.

  • begin menjadi beginning

d. Jika infinitive berakhiran huruf  vokal -e yang terletak setelah huruf konsonan, maka -e dihilangkan, lalu ditambah -ing.

  • write menjadi writing

e. Apabila infinitive berakhiran -ie, maka -ie diubah menjadi -y, lalu ditambahkan -ing.

  • die menjadi dying

Keterangan waktu

Keterangan waktu yang sering digunakan dalam kalimat ini antara lain:

now: sekarang
at present: pada saat ini
soon: segera
tonight: malam ini
right now: saat ini
today: hari ini
this afternoon: sore ini
this morning: pagi ini

Related posts