Cara Sederhana Memahami Penggunaan Have, Has, Had

penggunaan have

Bagaimana arti, contoh dan penggunaan have, has dan had dalam kalimat? Mengingat semua kata ini biasa kita dengar dalam percakapan.

Ketiganya memiliki makna yang sama, dengan have sabagai kata dasarnya.

Read More

Memahami penggunaan have, has, dan had sangat membantu untuk menyusun kalimat dengan tepat.

Karena itu, agar anda dapat memahami dengan baik, melalui artikel ini, saya coba uraikan maknanya terlebih dahulu. Kemudian diikuti dengan penggunaan, serta jenis-jenis kontraksi yang terjadi pada have.

Arti Have

Arti have disesuaikan dengan konteks kalimat yang kita susun. Simak semua maknanya pada contoh-contoh kalimat di bawah:

1. Memiliki (possess)

  • I have something for you. (Aku memiliki sesuatu untuk mu.)

2. Makan / minum (eat/drink)

  • We’ll have dinner together. (Kita akan makan malam bersama.)
  • Can I have a glass of water?  (Bisakah saya minum segelas air?)

3. Melakukan (do)

  • We had a short walk after breakfast. (Kita lakukan jalan singkat setelah sarapan.)

4. Mengizinkan (allow)

  • My father is having visitors to stay with us. (Ayahku mengizinkan para pengunjung untuk tinggal bersama kita.)

5. Menderita (suffer)

  • I have pain in my back. (Saya menderita sakit di punggung.)

6. Menerima (receive/accept )

  • Let me have the book back next week. (Perkenankan saya menerima buku itu minggu depan.)

7. Mengalami (experience)

  • We’re having great days in Jakarta. (Kita mendapati hari-hari baik di Jakarta.) 

8. Melahirkan (give birth to a baby)

  • Elin had a baby girl yesterday. (Elin melahirkan bayi perempuan kemarin.)

Baca : Arti have dan contohnya dalam bahasa Inggris

Penggunaan Have

Ada hal yang perlu Anda ketahui mengenai penggunaan have, yaitu ia harus disesuaikan dengan subjek dan tenses-nya.

Perhatikan penggunaan have dalam kalimat di bawah:

Have   : digunakan bila subjeknya adalah I, you, they, we

  • I have money. (Aku punya uang)
  • They still have time to go. (Mereka masih punya waktu untuk berangkat)

Note: have juga digunakan jika terletak setelah to infinitif.

  • I am happy to have you here. (Aku senang Anda berada di sini.)

Has     : digunakan bila subjekna adalah He, she, it

  • He has some ideas to say. (Dia memiliki bebera ide untu diungkapkan.)
  • She has few bags. (Dia punya beberapa tas.)

Had     : berlaku untuk semua subjek dan waktunya lampau (past)

  • Last night I had dinner with his brother. (Tadi malam aku makan malam bersama saudaranya)

Kontraksi Have

Secara umum, ada dua model kontraksi bahasa Inggris yang berlaku pada have. Yaitu kontraksi positif dan negatif.

Keduanya memiliki aturan tersendiri.

1. Kontraksi Positif

Secara sederhana, kontraksi (contraction) adalah penyingkatan dengan menggabungkan dua kata/lebih.

Biasanya kontraksi diterapkan saat berbicara bahasa Inggris (speaking), agar pembicaraan terkesan lebih mudah dan singkat.

Simak daftar kontraksi pada have berikut ini:

  1. I have = I’ve
  2. you have = you’ve
  3. they have = They’ve
  4. we have = we’ve
  5. he has = he’s
  6. it has = it’s

Contoh kalimat:

  • I’ve taken some books.
  • You’ve got no idea about it.
  • They’ve given me this.
  • He’s studied English well.

2. Kontraksi Negatif

Beberapa kontraksi negatif dari kata have yang perlu Anda ketahui yaitu:

  1. has not = hasn’t
  2. have not = haven’t
  3. had not = hadn’t

Contoh kalimat:

  • He hasn’t taken a bath yet.
  • You haven’t answered yet.

Perbedaan 

Ada beberapa kontraksi yang dibilang cukup menyulitkan bagi pemula.

Yaitu bagaimana membedakan he is dan he has saat dikontraksikan, demikian juga denga he had dan he would?

Untuk memahai semua, amati penjabaran di bawah ini.

He is & He has

He is dan he has memiliki kesamaan jika dikontraksikan, yaitu he’s.

Seperti:

  • He’s here. (He is here.)
  • He’s studied. (He has studied.)

Namun, kedunya berbeda jika kita menghindari kontraksi.

Untuk mengetahui perbedaanya tidaklah sulit. Jika he’s berupa complement / pelengkap (Adjective, noun dan adverb), maka bisa dipastikan ia adalah he is.

  • He is smart. (He’s smart.)
  • She is a student. (She’s a student.)
  • He is there. (He’s there.)

Sedang jika kata setelah he’s berupa verb ke tiga, maka ia adalah he has.

  • He has spoken English. (He’s spoken English.)
  • She has answered this. (She’s answered this.)

He would & He had

Jika kita kontraksikan, he would dan he had akan menjadi he’d, seperti:

  • He would help me. (He’d help me.)
  • He had helped me. (He’d helped me.)

Membedakan keduanya tidaklah sulit. Jika kata setelah he’d berupa verb I, maka kontraksinya berasal dari he would.

  • He would go there. (He’d go there.)
  • She would sing a song. (She’d sing a song.)

Namun jika kata setelah he’d berupa verb III, maka bisa dipastikan ia berasal dari he had.

  • He had done his job. (He’d done his job.)
  • She had studied. (She’d studied.)

Related posts