Memperbaiki Aksen Speaking Hanya dengan 3 Hal

Dalam komunikasi lisan, ada yang mengatakan bahwa memperbaiki aksen speaking itu tidak penting, yang terpenting adalah bagaimana membuat orang lain faham.

Patut diakui, tujuan komunikasi adalah membuat pesan kita dapat dicerna pendengar. Namun alangkah baiknya jika pesan yang kita maksud diucapkan dengan baik sebagaimana native speaker dan juga dapat difahami dengan mudah. Tentu di sini ada nilai tambah yang berbeda. Oleh karena itu, Accent menjadi kunci pembelajaran speaking di Fabelia.

Pentingkah Memperbaiki Aksen?

Salah satu peran pembelajaran aksen adalah membenahi kekeliruan pengucapan. Banyak sekali orang yang belajar speaking yang tidak memperdulikan hal ini. Padahal kekeliruan pelafalan bisa mengakibatkan salah pengertian bagi pendengar.

Bayangkan bila seorang koki mengatakan “a pan” dalam kalimat “i need a pan” (saya memerlukan sebuah panci) dengan pelafalan “a pen” (sebuah pulpen), bisa jadi koki tersebut malah tidak di beri panci, melainkan disodori pulpen. Coba saja anda katakan “i like a beach/bitch, it’s a bad bed,” dan masih banyak contoh lainnya.

Peran penting aksen lainnya adalah agar kita tidak berbicara menggunakan dialek lokal. Bayangkan bila berbicara bahasa Inggris dengan menggunakan dialek daerah dimana kita tinggal, tentu akan terdengar lebih menggelitik di telinga. karenanya, kita tidak bisa memandang sebelah mata betapa pentingnya memperbaiki aksen dalam belajar bahasa Inggris

Tahap Memperbaiki Aksen

Untuk memperbaiki Aksen, ada tiga tahap pembelajaran harus dilalui, yaitu:

Pertama, belajar mengucapkan kata seperti native speaker.

Kedua, menyambungkan kata-kata tersebut dalam Speaking kita.

Ketiga, menadakannya dalam kalimat yang kita bentuk.

memperbaiki aksen
Salah satu buku rujukan untuk memperbaiki aksen di Fabelia

Belajar melafalkan kata dan menguasai teknik-tekniknya dapat dilakukan di kelas  Pronunciation.  Tentu hal ini tidak perlu saya utarakan panjang lebar. Sebab saya yakin anda telah mengtahui fungsi Pronunciation.

 

Selanjutnya adalah mempelajari tatacara menyambungkan kata. Hal ini dapat anda dalami melalui materi Liaison. Native speaker seringkali mengucapkan dengan penyambungan kata. Liason sangat dibutuhkan terutama ketika anda belajar bahasa melalui movie, sebab percakapan di movie sering kali disingkat.

Setelah mempelajari Pronunciation dan Liason, langkah berikutnya adalah mendalami Intonation.  Tujuan belajar Intonation adalah agar berbicara lebih berirama, bernada naik turun layaknya gelombang, sehingga speaking anda lebih nyaman didengar.

Hal ini sesuai dengan apa yang diutarakan oleh Ann Cook, penulis buku American Accent Training. Ia mengatakan Accent adalah kombinasi dari tiga hal, yaitu Pronunciation, Liason, dan Intonation. Buku ini menjadi salah satu rujukan utama program Accent di Fabelia.

 

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *