√√ Cara Meningkatkan Speaking dengan Skema Sederhana

cara meningkatkan speaking

Cara Meningkatkan Speaking  – Pada tulisan kali ini, saya sekedar memberikan tips, metode, ataupun strategi meningkatkan speaking skill, khususnya untuk Anda yang berminat belajar bahasa inggris.

Sebenarnya cara meningkatkan speaking ini sangatlah mudah kalau saja Anda mengetahuinya. Seringkali metode tersebut dilakukan tanpa kita sadari. Kok bisa? Begini ceritanya.

Read More

Seringkali kita membiarkan hal-hal yang sudah kita lakukan begitu saja, tanpa review atau koreksi ulang.

Sebenernya dengan cara review atau mengoreksi apa yang sudah kita lakukan, kita bisa tahu dimana letak kesalahan atau kekurangannya.

Nah, dengan postingan kami kali ini, saya berbagi pengalaman, ternyata memperbaiki atau meningkatkan keahlian speaking dapat dilakukan dengan hal-hal yang sederhana.

Namun, metode ini sangat dianjurkan untuk Anda yang sudah menguasai kosakata sehari-hari.

Jika Anda masih di level dasar, cobalah tips kami yang lainnya seperti cara belajar kosakata bahasa Inggris tanpa menghafal sebagai informasi tambahan.

Cara Meningkatkan Speaking

Cobalah renungkan sejenak, kemudian amati metode apakah yang selama ini Anda gunakan.

Dibawah ini tercantum beberapa metode yang mungkin telah Anda lakukan. Namun jika belum, coba dan terapkan dalam pembelajaran speaking Anda.

1. Berbicara dengan diri sendiri menggukan bahasa Inggris.

Okay, pada awalnya mungkin agak terlihat aneh kenapa kok berbicara sendiri. Pasti nanti orang sangka-sangka kita seperti orang yang tidak waras.

Tapi, it’s okay lah… untuk mendapatkan fluencey, kita harus sering berbicara. Tidak selamanya patner berbahasa Inggris ada dan menemani kita. Adakalanya kita sendiri, sehingga harus berbicara dengan diri sendiri.

2. Carilah teman atau lawan berbicara.

Memang langkah ini agak sulit, karena tidak semua orang mempunyai kebutuhkan yang sama dengan kita. Oleh karena itu, hendaknya Anda mencari orang yang bertujuan sama. Khususnya untuk meningkatkan kemampuan speaking.

Buatlah komitmen antara anda dan dia sehingga terjadi komunikasi yang aktif. Misalnya dengan membuat presentasi rutin, atau diskusi dengan menyertakan masalah-masalah terkirini, sehingga anda tidak akan menjadi bosan.

3. Perbanyak mendengar Native Speaker Berbicara

Langkah ini akan membantu Anda untuk mengimitasi cara mereka berbicara, serta melatih dan menjaga daya ingat kosakata yang sudah dihafalkan.

Selain itu, Cobalah merekam suara Anda sendiri serta dengarkannya kembali. Apakah pelafalan Anda sudah mirip dengan mereka? heheeh

4. Gabung dalam Komunitas / grup berbahasa Inggris

Dengan bergabung dalam English community, Anda akan belajar banyak hal. Anda akan dibantu oleh senior-senior untuk meningkatkan speaking skill tentunya. Saat Anda berbicara dengan mereka dan melakukan kesalahan seperti salah pelafalan atau salah penulisan, pastinya mereka akan membetulkan anda, itulah fungsi dari komunitas.

5. Istiqomah / be consistent / terus menerus dalam Practice atau latihan

Dengan melakukan latihan terus menerus dan konsisten, kemungkinan besar dalam waktu dekat Anda bisa berbicara lancar. Karena, inti speaking adalah “practice” yang dihubungkan dengan “kebiasaan”. Walaupun kita sudah lancar tapi jarang praktik, tetap saja speaking kita terkendala.

Penghambat Speaking

Sebagai orang yang berniat menggeluti skill berbicara dalam Bahasa Inggris, tentu tidak cukup mengenal metode dan penerapannya saja. Anda juga perlu mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi penghambat pembelajaran speaking.

Jika kita mengabaikan faktor penghambat ini, bisa jadi perkembangan speaking akan terhambat, meski berbagai upaya telah dilakukan.

So, kenali beberapa hal yang menyebabkan perkembangan speaking terhambat. Sebagaimana pada daftar dibawah.

1. Tidak konsisten

Ingat, konsistensi dalam belajar sangatlah penting. Demikian pulan dalam latihan berbicara bahasa Inggris.

Kita kerap melihat bagaimana orang berusaha berbicara bahasa inggris di kelas. Dia begitu antusias. Namun di luar itu, dia malah terlena, menghabiskan waktunya dengan berbicara tanpa menggunakan bahasa Inggris.

Ingat, Kita bisa karena biasa. Berbahasa perlu pembiasaan. So, kita perlu berbahasa inggris dimanapun kita berada hingga benar-benar mahir.

2. Malas

Ini dia penyakit kedua. Malas mencoba. jauh lebih parah dari pada kasus pertama diatas.

Orang malas tidak memiliki motivasi dalam belajar. Meski dia ikut dalam kursus bahasa Inggris, hatinya tidak tergerak untuk mengikuti proses pembelajaran.

Saat yang lain berbicara bahasa Inggris di kelas, dia justru diam, atau bahkan tidak peduli dengan orang-orang disekitarnya.

Jika Anda mengalami hal ini, renungkan sejenak, apa tujuan Anda, pikirkan apa keuntuntungan bahasa inggris bagi Anda. Bila perlu, tempel kata-kata motivasi diruangan dimana Anda selalu melihatnya.

3. Takut / Hawatir membuat kesalahan

Perlu di ingat, kesalahan dalam belajar speaking adalah hal biasa. Kesalahan bukanlah moster yang harus ditakuti. Nikmatilah semua kekeliruan yang Anda perbuat.

“Segala Eror yang Anda buat menunjukkan bahwa Anda belajar. Semakin banyak anda melakukannya, maka Anda semakin cepat menuju tangga kemahiran.”

Buang rasa kehawatiran Anda. Orang-orang yang sudah mahir berbahasa Inggris pun masih banyak melakukan kesalahan.

Yang terpenting “Coba, dan cobalah terus !!”

Berbicara merupakan proses pengungkapan pikiran yang diungkapkan secara lisan. Dalam prosesnya, kita menyampaikan ide yang ada di benak kepala. Kita semua tidak memiliki waktu untuk merenungkan segala kekeliruan saat berbicara. So, biarkan semuanya mengalir.

4. Mengabaikan pentingnya vocab

Kita berbicara karena kita merangkai kosakata dalam pembicaraan kita.

Semakin banyak penguasaan kosakata, maka akan semakin mudah kita berbicara dalam segala hal.

Selama ini, orang-orang yang memiliki minat dalam speaking, kerap terfokus pada praktik. Namun dia engggan menambah penguasaan kosakata.

Akibatnya, speakingnya bersifat statis, stagnan, dan jalan ditempat.

Jika Anda ingin berbicara tentang ekonomi, kuasai kosakata seputar ekonomi. Demikian pula vocab-vocab lainnya, terutama tentang pendidikan, perhotelan, pariwisata, yang mungkin sesuai dengan kebutuahn Anda.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Membuat kesalahan dalam belajar berbicara bahasa Inggris adalah hal yang lumrah. Biasanya kita bisa lancar karena tidak takut melakukan kesalahan dalam berbicara.

Namun jika kesalahan itu justru merusak studi, tentu hal itu harus dihindari. Oleh karenanya, anda perlu tahu apa saja kesalahan dalam belajar speaking yang perlu dihindari.

1. Membuat kalimat yang sulit

Menyusun rangakaian kalimat yang panjang dan berbelit-belit dapat membingungkan anda sendiri, apalagi pendengar yang berkomunikasi dengan anda.

Gunakan kalimat yang simpel dan mudah dicerna. Sesuaikan diksi / pilihan kosakata dengan pemahaman para pendengar. Ingatlah selalu bahwa anda sedang berkomunikasi, bukan sedang menunjukkan keahlian anda.

2. Membicarakan sesuatu yang tidak familiar

Untuk mempermuah anda mempelajari speaking, ada baiknya anda berbicara seputar topik yang anda kuasai. Sebab mengetahui bahan pembicaraan adalah modal utama untuk menyampaikan pesan kepada pendengar.

Karena itu, agar memiliki banyak ide, perbanyaklah membaca, dan menggali informasi dari berbagai sumber. Tujuannya agar anda dapat menghindari kesalahan dalam belajar speaking yang satu ini.

4. Menggunakan metode translasi

Kebanyakan orang-orang belajar bahasa Inggris menggunakan metode translit dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Biasanya dilakukan oleh para pemula. Padahal bahasa Inggris memiliki sistem tersendiri, yang tentunya berbeda dari bahasa Indonesia.

Misalnya kita ingin mengatakan toko buku, (store : toko , dan book : buku), kita tidak mungkin mengatakan store book, melainkan book store, sesuai dengan aturan tatabahasa Inggris.

5. Speaking tanpa memperhatikan pelafalan

Bahasa Inggris bisa dibilang bahasa munafik. Sebab banyak sekali perbedaan antara tulisan dan bacaan.

Oleh karenanya, diperlukan belajar pronunciation agar dapat melafalkan kosakata dengan benar. Jika anda berbicara tanpa memperdulikan pelafalan, tentu banyak kekeliruan dalam melafalkan kosakata. Dan lambat laun hal ini akan menjadi kebiasaan.

Bila demikian, tentu anda akan kesulitan mengubah kebiasaan yang sudah mengakar. Untuk memperbaikinya, pastikan anda memperhatikan pronunciation saat berbicara.

Related posts