Spirit dan Semangat Teman-teman Membuatku Termotifasi

Gugun Gunardi (Kalimantan)

25-01-2015 aku tinggalkan kampung halaman (kota tempat aku dibesarkan), dengan berat aku ayunkan kakiku, meninggalkan aktifitasku sehari main futsal dan badminton. Dengan modal nekat dan keberanian, aku menuju pulau Jawa. Alhamdulillah perjalananku diberi kelancaran. Setiba di bandara, aku dijemput oleh temanku yang bernama Bejo. Si Bejo dulunya pernah kerja di perusahaan dimana aku bekerja.  Dan selama dia kerja, dia tinggal dirumahku.

Tepat jam 03.00 WITA, aku tiba di bandara juanda, kemudain si bejo langsung meluncur dengan mobil Inovanya. Setelah kurang lebih 2,5 jam, aku sampai di rumah Bejo.  Karena lama tidak ketemu, kami bercerita sampai larut malam. Dan keesokan harinya, aku langsung diantar ke Kampung Inggris.

Setelah kita berputar-putar di Kampung Inggris, kita menemukan Fabulous. Dari sekian banyaknya tempat kursus, aku rebahkan hatiku untuk kursus di Fabulous.  Diwaktu itu, Mr. Kapten berdada di meja notaris, dan langsung kami sepakat tinggal di camp 3.

Sebenarnya aku merasa malu, karena banyak yang kurusus di sini masih muda-muda, dan rata-rata memiliki basic siswa. Singkat cerita, sampai dua minggu di sini, aku cuma jadi pendengar setia, karena para tutor mengajarnya langsung dengan bahasa Inggris. Sedangkan aku tak tahu sama sekali.

Alhamdulillah setiap exam, aku selalu remidi, tapi aku tidak merasa putus asa, karena aku punya tujuan, aku harus bisa dan bisa.

Walaupun aku termasuk ketinggalan, namun spirit dan semangat teman-teman membuatku termotifasi. Banyak kenangan yang aku dapat di sini, antara lain Surowono,  Gunung Bromo, dan teman-teman yang bermacam karakter, seperti Ady kalau tidur persis tidur mati, dibungunan buka mata dan tidur lagi. Tapi aku salut sama dia, walaupun begitu, dia pintar.

Alhamudlillah aku bersyukur kepada Allah dan terimakasih kepada para tutor di Fabelia. Mr. Kapten, Mr. Wais, Mr. Eng, Mis Ucu, Mis Iza, dan Mis Ayu, yang semuanya memiliki karakter yang berbeda-beda. Dan mereka selalu memberi motifasi kepadaku. Alhamdulillah sekarang aku bisa speaking walau little by little, step by step.

Semoga saja semua ini menjadi manfaat. Karena ada pertemuan pasti ada perpisahan. Kita dipisahkan karena tujuan yang berbeda. Semoga sukses, sampai jumpa di lain waktu.

loading...