√√ 100+ Daftar Contoh Conjunction Bahasa Inggris [Arti, Macam, Penggunaan]

Contoh conjunction ;- Ada banyak kata penghubung dalam bahasa Inggris. Semuanya memiliki arti yang bervariatif.

Bagi pemula, mempelajari conjunction sangat diperlukan. Agar senantiasa ia mampu menghubungkan kalimat yang satu sama lainnya. Serta menggunakannya dalam menyusun kalimat dengan benar.  Atas dasar ini, saya coba uraikan segala hal yang berkaitan dengan conjunction. Mulai dari makna, contoh, dan penggunaannya secara menyeluruh. Mudah-mudahan dapat dikuasai denan baik.

Read More

Arti Conjunction

Conjunction disebut juga dengan kata penghubung. Ia digunakan untuk menghubungkan kata, kelompok kata (frase), dan klausa.

Untuk memahami definisi ini, perhatikan contoh conjunction berikut:

  • Menghubungkan kata: Doni and Susan are my friend.
  • Menghubungkan Frase: I parked the car not arround the hospital, but arround the yard.
  • Menghubungkan Klausa: I will help you If you give me money.

Pembagian & Contoh Conjunction

Secara umum, ada tiga macam conjunction yang perlu Anda ketahui. Yaitu Coordinative Conjunction, Correlative Conjunction, dan Subordinative Conjunction.

1. Coordinative Conjunction

Yaitu kata penghubung yang digunakan untuk menggabungkan kata, frase, dan klausa independen.

  1. For (karena)
  2. And (dan)
  3. Nor (atau)
  4. But (tapi)
  5. Or (atau)
  6. Yet (meski)
  7. So (sehingga)

Semua contoh conjunction di atas dapat kita singkat menjadi FANBOYS.

Contoh menggabungkan kata:

  • Budi, Adam, and Susan are working together. (Budi, Adam, dan Susan sedang bekerja bersama.)
  • He is a reach but stingy man. (Dia pria kaya namun pelit.)

Contoh menggabungkan frase:

  • The bank manager and his deputy will arrive soon. (Pimpinan bank dan wakilnya akan segera tiba.)
  • I can see the smart students and the great teachers here. (Saya dapat melihat para siswa cerdas dan guru-guru hebat di sini.)

Contoh menggabungkan klausa:

  • They asked me a question, but I couldn’t answered well. (Mereka membuat suatu pertanyaan kepada saya, akan tetapi saya tidak dapat menjawabnya dengan baik.)
  • His is really smart, so I can study with him. (Dia sungguh cerdas, sehingga saya dapat belajar dengannya.)

Conjunction ini menunjukkan pada kesetaraan tingkat, Dimana level masing-masing elemen bertaraf sejajar.

2. Correlative Conjunction

Yaitu kata penghubung yang berpasangan. Diantaranya adalah:

  1. Both … and. (Baik … dan .. )
  2. Either.. or (Baik… ataupun) 
  3. Neither… nor (Baik.. ataupun)
  4. Whether… or (Apakah … atau)
  5. Not only… but also (Tidak hanya… tapi juga)
  6. Whether … or (apakah … atau)
  7. No sooner … than (tidak lebih cepat… dari pada)
  8. The more … the more (semakin… maka semakin)
  9. So … that (begitu… yang)
  10. Hardly … when (hampir tidak perna … ketika)
  11. Such … that (sebagaimana …. bahwa)
  12. As … as (sepeti…. seperti)
  13. Scarcely … when (jarang… ketika)

Contoh:

  • Both Toni and Tono are in my room. (Baik Toni dan Tono keduanya berada di ruangan saya.)
  • She eats either noodle or pizza. (Dia makan baik mi ataupun pizza)
  • I like neither coffee nor tea. (Saya tidak suka baik kopi ataupun teh.)
  • He must study English whether he likes or not.  (Dia harus belajar bahasa Inggris baik dia suka ataupun tidak.)
  • Dony is not only smart, but also clever. (Dony bukan hanya cerdas, tapi juga pintar.)

3. Subordinative Conjunction

Yaitu kata penghubung antara induk dan anak klausa.

Perhatikan contoh berikut:

  • She understood after I explained the lesson. (Dia faham setelah saya jelaskan materinya.)
  • You can’t come in because you don’t have any ticket. (Kamu tidak boleh masuk karena tidak memiliki tiket.)
  • If you are happy, I will give you something. (Jika kamu bahagia, saya akan memberimu sesuatu.)

Pada contoh kalimat di atas, yang berwarna biru adalah anak klausa.

Perlu diingat, setiap klausa yang terletak setelah Subordinative Conjunction adalah “anak klausa”.

Pelajari kembali penjelasan saya tentang main clause dan subclause pada artikel sebelumnya.

Adapun contoh conjunction yang masuk dalam kategori ini adalah sebgai berikut:

Aafter (setelah), although (meskipun), as (sebagai), as if (seolah-olah), as long as (selama), as much as (sebanyak), as soon as (sesegera), as though (seolah olah), After all (lagi pula), as a result (hasilnya), actually (sebenarnya), a minute later (semenit kemudian), after a short time (segera setelahnya), afterward (kemudian), as an example (sebagai contoh), accordingly (demikian)
Bbecause (karena), because of this (karena ini), before (sebelum), by the time (menjelang), briefly (dengan singkat)
Eeven if (meski jika), even though (meski), equally (sama halnya)
Ffinally (akhirnya), first (pertama), for example (sebagai contoh), for instance (sebagai contoh), for this reason (karena alasan ini), for this purpose (karena tujuan ini), from here on (mulai dari sini), from now on (mulai sekarang), further (lebih lanjut), furthermore (selanjutnya)
Iif (jika), in order that (agar), in case (dalam rangka), in the event that  (seandainya), in addition (sebagai tambahan), in fact (faktanya), in conclusion (kesimpulannya), inspite of this (meski demikian), in summary (kesimpulannya), in the end (akhirnya), in the meanwhile (sementara itu), in the meantime (sementara itu), in the same manner (dengan cara yang sama), in the same way (dengan cara yang sama)
Jjust as important (sama pentingnya)
Llest (jangan sampai), last (terakhir), later (kemudian), lastly (akhirnya)
MMeanwhile (sementara itu), morover (lebih-lebih),
Nnow that (sekarang), next (kemudian), nevertheles (namun), now (saat ini)
Oonce (sekali), once (sesekali), only (hanya), only if (hanya jika), other hands (di sisi lain), on the othe hand (di sisi lain), on the following day (di hari berikutnya), on the contrary (sebaliknya)
Pprovided that (dengan ketentuan), presently (sekarang)
Ssince (sejak), so (jadi), supposing (seandainya), similarly (sama halnya), soon (segera), still (hingga kini / masih), subsequently (kemudian), such as (seperti)
Tthan (daripada), that (bahwa), though (meski), till (hingga), the next week (minggu kemudian), thereafter (kemudian), therefore (oleh karenanya), thus (jadi), to be spesific (untuk lebih spesifik), to illustrate (untuk menggambarkan), to repeat (untuk mengulangi), to sum up (untuk menyimpulkan)
Uuntil (hingga), unless (sekurang-kurangnya), ultimately (akhirnya)
Wwhen (ketika), where (dimana), whether (apakah), while (sementara), whenever (kapanpun), where (dimana), whereas (padahal), wherever (dimanapun), while (sementara), whereas (sedangkan), whomever (siapapun), with this in mind (dengan pemikiran ini)

Related posts